Hal senada disampaikan pengamat politik dari Charta Politika Indonesia (CPI) Andi Syafrani. Menurut dia, selama PDIP menjadi partai oposisi, peran Megawati masih belum terlihat. “Selain itu, masyarakat tidak memiliki referensi tentang Megawati saat menjabat sebagai presiden,” tandasnya.
Namun analisis dan prediksi serta kajian lembaga survei atas elektabilitas dan prospek Megawati dalam Pilpres 2009 tampaknya tak mengendorkan semangat PDIP untuk tetap mengusungnya sebagai capres. Setidaknya, hingga kini, elit PDIP masih bersikukuh atas keputusan rakernas PDIP pada 2007 lalu yang memutuskan Megawati sebagai capres.
Lalu bagaimana peluang koalisi yang sudah dibangun Megawati dengan Prabowo Subianto? Akankah Megawati kemudian ‘menyerah’ di tangan Prabowo. Komunikasi politik Prabowo dengan Megawati melalui media blok Teuku Umar memang cukup intensif.
Setidaknya seusai pemilu legislatif lalu, kedua tokoh tersebut sering melakukan pertemuan baik terbuka maupun tertutup. Dengan berbalut persoalan kecurangan pemilu legislatif, diyakini pertemuan tersebut terkait pencapresan dan kombinasi siapa capres/cawapres. Tak pelak, munculah rumor pasangan Mega-Prabowo maupun Prabowo-Puan Maharani.
Meski amunisi Prabowo yang direpresentasikan dari perolehan Gerindra di kisaran 4%, namun partainya tidaklah sendirian. Setidaknya aliansi partai gurem mendukung pencapresan Prabowo.
"Pembicaraan capres Prabowo sedang diintensifkan. Malah kami berani mengusung Prabowo dan Rizal Ramli. Apalagi kami sangat mendukung apa yang diinginkan Prabowo dengan memilih Rizal," kata Sekjen Forum Antar Parpol Sonny Pudjisasono. Aliansi ini mendorong Prabowo-Rizal Ramli sebagai pasangan capres/cawapres.
Sementara menurut Sekjen Pakar Pangan Jackson A Kumaat, capres Prabowo dinilai sosok yang mampu menandingi figur SBY dalam Pilpres mendatang. “Yang terpenting, keduanya punya keberanian yang sama. Yakni sama-sama berani menyatakan ketidakberesan pengelolaan pemerintahan yang saat ini dipegang SBY,” jelas Jackson.
Forum Antar Parpol (FAP) yang merupakan gabungan partai politik dan tidak lolos parliamentary threshold (PT) 2,5% direncanakan akan mendeklrasikan duet Prabowo-Rizal Ramli dalam waktu dekat.
Optimisme Prabowo untuk tetap maju sebagai capres memang bukanlah mustahil. Meski bukan perkara mudah meyakinkan PDIP untuk menyerahkan modalnya ke Prabowo dalam Pilpres mendatang. Hanya dengan cara menerima bola muntahan PDIP, Prabowo bisa melenggang menjadi capres atau cawapres.
INILAH.COM, Jakarta – Tekad mengejar RI 1 belum surut bagi Prabowo Subianto. Meski Gerindra dalam perhitungan sementara mendapatkan suara sekitar 4%, bukan berarti langkah Prabowo kendur. Prabowo menunggu Megawati atau menggandeng calon lain?
Banyak analis politik memprediksikan sulit bagi calon presiden yang telah maju dan gagal dalam Pemilu 2004 untuk tampil kembali di Pemilu 2009 ini. “Sulit bagi tokoh yang pernah maju (presiden) untuk tampil lagi, karena sudah ketahuan jejak rekamnya,” papar Direktur Eksekutif Cirrus Grup Andrinof Chaniago dalam diskusi Forum Intelegensia Bebas di Jakarta, kemarin. Pernyataan Andrinof seperti menjadi peringatan bagi tokoh-tokoh yang bakal maju dalam Pilpres 2009 ini. Figur Megawati Soekarnoputri yang pernah menjadi presiden periode 2001-2004 serta menjadi capres dalam Pilpres 2004 lalu sepertinya diprediksi sulit maju kembali dalam Pilpres 2009 mendatang. “Jika Mega ngotot dikhawatirkan suara PDI Perjuangan akan merosot,” tambah Andrinof.
salam - salam
addthis_url = 'http%3A%2F%2Fwww.luphkimm.com%2Fsitus-situs-penyedia-musik-dan-sound-effect-gratis-tanpa-royalti-untuk-pembuatan-film.htm'; addthis_title = 'Situs-situs+Penyedia+Musik+dan+Sound+Effect+GRATIS+TANPA+ROYALTI+untuk+pembuatan+Film'; addthis_pub = '';
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar